Tiga Kendaraan Besar Tabrakan di Watang Pulu Sidrap, Rem Blong Diduga Jadi Penyebab
Cari Berita

Tiga Kendaraan Besar Tabrakan di Watang Pulu Sidrap, Rem Blong Diduga Jadi Penyebab

Admin
Rabu, 31 Desember 2025


SIDRAP, Jelajahinfo.id — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di jalan poros Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari (4/1/2026). Insiden tersebut melibatkan dua unit truk dan satu unit bus penumpang, diduga kuat dipicu oleh rem blong pada salah satu kendaraan.

 

Akibat kecelakaan itu, dua sopir truk mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Datae, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, sekitar pukul 01.30 WITA. Jalur lintas provinsi yang biasanya lengang seketika berubah mencekam setelah terdengar dentuman keras benturan antar-kendaraan.

 

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi DP 8053 CA yang dikemudikan Muh. Riswan (21) melaju dari arah tertentu menuju Sidrap. Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

 

Kanit Laka Lantas Polres Sidrap, Ipda Hariyulis, menjelaskan bahwa truk tersebut kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi.

 

“Diduga kendaraan truk yang dikemudikan saudara Riswan mengalami rem blong sehingga menabrak bagian belakang mobil Light Truck Hyundai bernomor polisi DN 8564 VU yang berada di depannya,” jelas Hariyulis, Minggu siang.

 

Benturan keras tersebut membuat truk Hyundai yang dikemudikan Ardiyansyah terdorong ke depan dan kemudian menghantam bagian belakang bus Mercedes Benz Aneka bernomor polisi DD 7529 SQ yang dikemudikan Martinus Tandi (32).

 

Kecelakaan beruntun ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan dan belakang kendaraan yang terlibat. Dampak terberat dialami oleh kedua sopir truk.

 

Muh. Riswan mengalami luka serius pada kedua kakinya akibat terjepit kabin truk yang ringsek. Sementara Ardiyansyah mengalami luka lecet di wajah dan siku, serta patah tulang pada kaki kiri dan kanan.

 

Sementara itu, sopir bus beserta para penumpangnya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius, meski bagian belakang bus mengalami kerusakan.

 

“Kedua korban luka langsung dievakuasi ke RS Nene Mallomo Sidrap untuk mendapatkan penanganan medis darurat,” tambah Hariyulis.

 

Pasca-kejadian, Satlantas Polres Sidrap langsung melakukan olah TKP dan pengamanan lokasi. Arus lalu lintas sempat tersendat karena posisi kendaraan menutupi sebagian badan jalan, namun berhasil dinormalkan setelah proses evakuasi.

 

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan pengumpulan keterangan saksi di lokasi kejadian.

 

“Kami fokus pada pemeriksaan sistem pengereman serta memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam perawatan kendaraan,” pungkas Hariyulis.

 

Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi pengemudi dan pemilik kendaraan besar agar selalu memastikan kelayakan kendaraan sebelum beroperasi, terutama di wilayah Watang Pulu yang memiliki tanjakan dan turunan serta pada jam-jam malam dengan visibilitas terbatas.

 

Satlantas Polres Sidrap mengimbau seluruh pengemudi untuk rutin melakukan pengecekan kendaraan, karena kegagalan mekanis seperti rem blong berpotensi mengancam keselamatan banyak nyawa di jalan raya.