WAJO, Jelajahinfo.id — Departemen Sosial dan Kesehatan Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran yang berlangsung di Masjid Ahmad Shubban, Jalan Sawerigading, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Ahad (25/1/2026).
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan dalam dua sesi dan menggandeng Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wajo sebagai pemateri utama. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di lingkungan permukiman.
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Pejabat Fungsional Umum Damkar Wajo, Sumardi, S.E. Ia menjelaskan berbagai metode penanganan kebakaran, mulai dari teknik pemadaman sederhana secara tradisional hingga penggunaan peralatan modern.
Memasuki sesi kedua, suasana pelatihan semakin interaktif. Para peserta diajak terlibat langsung dalam simulasi pemadaman api dini. Dengan pendampingan petugas Damkar, peserta mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan media air, pasir, serta alat pemadam api ringan (APAR).
Ketua Wahdah Peduli Wajo, Hasan Sultan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi kebencanaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman dasar tentang penyebab kebakaran dan langkah penanganan awal sangat penting untuk meminimalisir risiko yang lebih besar.
“Pelatihan ini kami desain agar peserta tidak hanya tahu secara teori, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi potensi kebakaran di lingkungan sekitar,” ujar Hasan.
Ia berharap, ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada masyarakat luas. Dengan demikian, kesadaran kolektif terhadap bahaya kebakaran dapat terus meningkat.
“Semoga para peserta benar-benar memahami apa yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi dan bisa menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh pengurus daerah dan cabang Wahdah Islamiyah Wajo, sahabat dakwah Wahdah Islamiyah, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan, Inspeksi, dan Proteksi Kebakaran Damkar Wajo, Rudy Jufri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Wahdah Islamiyah Wajo. Ia juga menjelaskan tugas pokok dan fungsi Damkar serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat kejadian kebakaran.
“Kami terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran. Kami senang bisa berbagi pengetahuan, baik cara pemadaman tradisional menggunakan air, pasir, dan lumpur, maupun metode modern dengan APAR,” jelas Rudy.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara masyarakat dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap potensi bencana kebakaran.


.jpg)